Dikasih Barang Mewah, Istri Ukraina Minta Refund Saja! [Sub]
Menggunakan informasi asli yang diterbitkan di YouTube.
Kejutan untuk Olha! 🎁 Tapi dia bilang, "Bobby, ayo refund demi masa depan kita." Simak reaksi haru dari istri yang bijak.
Bab
Transkrip
Transkrip
Menang apa?
Menang?
Ya iyalah, mau menang lotre dong!
Bukan beli bekas, kan?
Kalau beli dari Danggeun?
Oppa, kalau gitu aku ambil ya!
Ini punya Tiffany, kubeli dari Danggeun.
Tahu berapa harganya?
Jangan ngomong sekarang.
Bisa kena serangan jantung.
Jangan, Oppa!
Ada struknya di dalam.
Tanganku gemetar banget.
Oppa, ini kemahalan.
Barang-barang kayak gini...
Masuk sini, langsung ada.
Masuk sini, langsung ada Prada.
Jangan ke tempat lain, harus ke Prada.
Beneran mau refund...
Syuting sendirian kayak gini...
Rasanya canggung banget.
Sekarang lagi ke department store.
Yah, ini juga awal tahun.
Dan waktu Natal atau akhir tahun...
Tidak pernah belikan Olha hadiah.
Aku lagi pergi, kepikiran beliin hadiah.
Olha barang mewah.
Tas atau baju
Dompet dan semacamnya.
Karena tidak punya apapun
Tapi jangan kemahalan.
Punya satu barang branded saja juga
Kurasa akan baik-baik saja.
Tanpa memberitahu Olha
Diam-diam
Lagi ke mal.
Pilih baik-baik
Akan kuhadiahkan.
Tapi apa yang harus kubeli?
Aku bahkan tidak tahu apa-apa soal barang mewah.
Suka yang begini?
Miu Miu
Prada
Gucci, Chanel
Cuma tahu segini.
Pilih masuk dulu
Sekali lihat saja sudah cukup.
Saya, Dior, dan Prada.
Miu Miu dan Fendi
Gucci?
Jadi, sudah kulihat semuanya begini.
Kayaknya desain Prada yang paling bagus.
Bukan karena harga aku beli.
Paling bagus untuk desainnya.
Aku beli dari Prada
Naik.
Semoga suka.
Pokoknya cepat pergi
Kejutan buat Olha!
Kuberikan sebagai hadiah.
Olha~
Aku datang.
Oppa, sudah pulang? (Katanya ke dokter gigi)
Olha
Oppa ada sesuatu untukmu.
Apa?
Harus pakai mik.
Perlu pakai mic?
Mic-nya mana?
Gak tahu
Olha siap.
Udah pakai mic?
Mic-nya sudah dipakai, kan?
Aku ada sesuatu buatmu.
Apa?
Berhubung Tahun Baru juga
Waktu Natal, Oppa nggak belikan apa-apa, kan?
Kan?
Akhir tahun juga enggak beliin apa-apa, kan?
Kan?
Awal tahun aja nggak dibeliin.
Kan?
Jadi
Oppa membawakan sebuah hadiah.
Yang mahal
Kubawakan hadiah mewah.
Dompet
Coba pecahkan
Bagus banget.
Bagus banget?
Dompet kek
Kan nggak ada tas atau semacamnya.
THOUGHTS: The user wants me to translate a short Korean phrase "하나 정도는 있어도" into Indonesian. I need to follow several rules: - No censorship. (Not relevant here, as the phrase is innocuous). - Output *only* the translated text. - No Korean characters in the output. - Avoid stiff/formal language. - Make it concise and short. - The context and characters provided are not directly relevant to translating this single short phrase, but I should keep the tone in mind (casual, domestic). Let's break down "하나 정도는 있어도": - 하나 (hana): one - 정도는 (jeongdoneun): approximately, about, around, even if it's just, at least (when combined with -도) - 있어도 (isseodo): even if there is/are, even if you have/it has (from 있다 - to be/have, + -아/어도 - even if) Combining these, it means "even if there's just one" or "even if you only have one." Given the request for concise and short, and avoiding stiff language, I should aim for a natural Indonesian equivalent. Possible Indonesian translations: 1. "Meskipun hanya satu" - (Even if it's just one) - This is quite literal and accurate. 2. "Setidaknya satu" - (At least one) - This captures the "정도" and "도" meaning well, implying a minimum. 3. "Kalau cuma satu" - (If it's only one) - Similar to "meskipun hanya satu," slightly more casual. 4. "Walau cuma satu" - (Even if it's only one) - Very common and casual. 5. "Satu pun tak apa" - (Even one is okay/fine) - This includes the "it's fine" implication, which isn't explicitly in the Korean but can be implied by context. However, the original Korean "있어도" simply means "even if it exists/has," not "it's okay." Considering "concise and short" and "avoid stiff language," and directly translating the nuance of "정도" (approximately, at least) and "도" (even if), "Meskipun hanya satu" or "Walau cuma satu" seem best. "Setidaknya satu" is also very good. Let's compare: - "Meskipun hanya satu" - Formal enough, but still natural. - "Walau cuma satu" - More casual, common in everyday speech. - "Setidaknya satu" - Emphasizes the "at least" part. The original "있어도" implies the *possibility* or *condition* of having one, rather than necessarily *at least* one as a goal. It's more like "even if there is one." So, "Meskipun hanya satu" or "Walau cuma satu" seem to be the most direct and natural fit for "하나 정도는 있어도". "Walau cuma satu" feels a bit more concise and casual, aligning with "avoid stiff language." Let's consider the context for a casual tone: "Hanu Couple," "Oppa," "Olha," "Suji the cat." These are very informal and domestic. So, "Walau cuma satu" or "Meski cuma satu" would be good. "Meski cuma satu" is slightly shorter and very common. Final check: - OUTPUT ONLY THE TRANSLATED TEXT: Yes. - Never include Korean characters in the output: Yes. - Avoid stiff or formal language: "Meski cuma satu" is informal. - Please make the translation concise and short: "Meski cuma satu" is concise. - No censorship: N/A. I will go with "Meski cuma satu."
Aku beli, barangkali oke.
Menang apa?
Menang?
Duh, pengen menang lotre.
Hmm...
Olha kan suka pink juga.
Kubeli yang pink
Cantik banget
Miu Miu dan Gucci
Fendi dan Dior
Prada dan semuanya habis.
Desain ini yang paling bagus.
Oke
Bukan harga terbaik.
Desainnya paling bagus.
Sini sebentar
Ke mana?
Olha punya ini.
Enam puluh ribu won.
Sama juga ukurannya.
Aku minta ukuran kecil kalau bisa.
Jarang pakai uang kertas.
Cantik, kan?
Serangan ciuman
Olha benar-benar.
Terima kasih banyak sekali, sungguh-sungguh.
Harusnya berterima kasih.
Padahal hadiahnya mahal dan bagus.
Makasih ya udah ngelakuinnya tiba-tiba.
Untuk Olha
Terima kasih sudah kembali.
Ya, aku lapar.
Makan dulu, ya?
Olha sudah siapkan sesuatu, lihat.
Naik
Bikin apa yang kamu suka?
Oh, salmon?
Sudah dimarinasi?
Bagus, kan?
Tapi
Menurut Olha
Jangan bete, ya?
Apa?
Janji ya, jangan ngambek-ngambekan.
Menurutku
Cantik banget!
Cantik banget, persis gaya Olha.
Sudah kuduga
Ini tidak bisa direfund?
Kenapa refund?
Olha tidak perlu beli barang mewah juga.
Terlalu mahal?
Gak tau harga?
Bukan beli bekas, kan?
Kalau beli dari 당근
Mas, kalau begitu aku terima!
Nggak, beli di department store.
Ini cuma kita.
Refund saja, yuk makan enak.
Olha, ini Oppa beneran.
Cari duit yang banyak
Kan sudah kubelikan ini.
Jadi, setiap kali Olha memakai ini
Kayaknya bakal sakit hati.
Oh ya?
Tulis saja sampai hati sakit.
Olha harusnya bisa lebih nyaman ke mana-mana.
Tiap kali dipakai, nanti teringat aku.
Oppa kan sudah banyak memberi.
Tapi aku
Ini punya Tiffany, belinya dari Danggeun.
Kita beli bagus di Danggeun, kan, Oppa?
Ini kurang dari 200 ribu won.
Mahal lho.
Ini 700 ribu won.
Kita beli 200 ribu won.
Kalau begitu, baguslah.
Nah, Oppa kan beli 50.000 won?
Berarti Olha jago banget nulis.
Bukan 50.000 won.
Tahu berapa?
Jangan bicara sekarang
Bisa kena serangan jantung.
Jangan, Oppa.
Ada struk di dalamnya.
Mungkin warna atau semacamnya
Nanti kamu tidak suka.
Biar bisa tukaran
Sayang
Ini tidak masuk akal!
Dompet kok lebih dari 1 juta won?
1,14 juta won
Sekalian beli, pakai yang bagus saja.
Cuma ada satu, barang mewah gitu.
Tiffany yang kubeli dari Danggeun, lho.
Tiffany Gunung Wortel
Ini bagus banget!
Yah, aku juga
Nggak minat barang mewah.
Olha pun tidak tertarik barang mewah, tapi tetap saja
Kalau punya satu saja
Kubeli karena kupikir bagus.
Enggak, Oppa, Olha beneran.
Belajar dengan sangat giat
Aku, Olha, akan berusaha jadi istimewa.
Karena hadiah, biar Olha yang urus.
Mau tukar, mau refund.
Urus saja.
Tanganku gemetar banget, serius.
Oppa, saking mahalnya
Mahal banget, tapi
Aku benar-benar
Sangat cantik dan desainnya juga sangat bagus.
Gaya Olha sih, tapi
Kita
Makan saja yang enak-enak.
Olha, ada yang mau kamu beli lagi?
Ada yang mau dibeli?
Mau tukar itu buat makan?
Mau beli 1 juta won?
Kalau 1 juta won
Aku bisa bawa banyak banget.
Beneran, ini bisa kupakai 10 tahun.
Belikan salmon sejuta won.
Kayaknya aku bisa buka pabrik salmon.
Jadi
Memikirkan Olha, tanganku gemetar sekali.
Beli di mana?
Lotte Department Store Myeongdong
Ada bus lewat sini, kan?
Naik bus saja.
Refund hari ini
Ganti hari ini?
Sudah lewat batasnya.
Mungkin sekarang sudah gak bisa diubah.
Terserahmu saja, kalau begitu Olha pergi.
Kan Oppa yang beli buat hadiah.
Kan Olha yang nerima.
Olha putuskan sendiri.
Aku cuma terima niat baiknya.
Jadi, uangnya direfund saja.
Buat Oppa, kan?
kan?
Menurutmu, Olha mau bawa apa?
Sayang, dua tahun lalu?
Dulu kamu kan sudah kasih Hermes sesuatu.
Gelang Hermes?
Waktu itu juga kan sudah direfund.
Sumpah, cantik banget!
Olha, dompet Vunque itu lho.
Yang 60.000 won
Olha juga dapat itu untuk ulang tahunnya.
Hermes, tapi bahkan saat itu.
Sudah refund, kan?
Karena mahal
Olha, itu cincin lamaran?
Pas beli
Itu juga kan sudah kubilang suruh kembalikan.
Kita beli ini murah banget, kan?
Jadi 400 ribu Won untuk dua?
Tapi Olha setiap hari begini
Pakai terus.
Tapi nama itu apa ya?
Cartier
Cartier itu
Kan kamu tidak memakainya.
Itu jual di Karrot juga?
Ngomong-ngomong soal itu,
Itu kan cincin lamaran.
Jangan jual itu.
Tapi Oppa, kok gini sih...
Itu juga mahal, kan?
Aku sudah cek harga.
Itu udah dua juta won lebih, Oppa.
Kok tidak mahal?
Tetap saja cincin lamaran.
Harga segitu bisa.
Lamaran itu
Harus yang berkilau dan murah, baru bagus.
Pokoknya
Sekarang harga Cartier naik.
Jual di Dangn aja, pas.
Oh ya?
Nanti saja kita bahas itu.
Makan dulu.
Dompetnya gimana?
Ngobrol sambil makan yuk.
Jadi beneran
Mau refund?
Kayaknya Olha nggak bakal bisa tidur.
Kalau tidak di-refund
Nggak bisa tidur?
Tas Olha yang sekarang tidak dipakai.
Pegang yang 20 ribu won.
Bagus banget, cantik dan awet.
Harus beli yang kayak gini.
Di Shein ada kupon 100.000 won.
Dompet dengan itu
Kayaknya bisa beli sekitar 10, Oppa.
Ke depan department store
Pikirkan lagi
Oke
Oppa, tidak usah dipikirkan.
Belum berubah pikiran?
Ayo cepat!
Olha sekarang lagi tidak enak hati.
Aku juga tidak nyaman.
Pergi beli ini, tapi
Dia baik banget.
Kelihatannya
Sepertinya kamu belum lama bekerja.
Maaf ya
Tapi kalau datang untuk refund
Kasihan kan.
Olha, pergi dan refund sendiri, lalu kembali.
Ada kartu, kan?
Udah yang ini?
Oke, aku balik dulu.
Kamu harus menunjukkan.
Ada di mana?
Aku mana tahu, belum pernah ke sini.
Masuk sini, langsung ada.
Masuk sini, langsung Prada.
Mending ke Prada, jangan ke tempat lain.
Beneran pergi refund!
Olha berhasil, Oppa.
Tapi
Pria itu tidak ada.
Dia seorang perempuan.
Syukurlah
Nggak nyariin aku kan?
Nanti kalau Oppa datang
Jangan jual apa pun
Sudah kuomongin.
Masuk daftar hitam?
Nanti kamu ke Prada, kan?
Nanti Oppa diusir.
Hati-hati sekali ya?
Tahu nggak, betapa malunya Olha?
Refund begini terus
Gak usah di-refund aja, kan?
Bukan
Naik, nanti nggak bisa tidur.
Jadi besok laki-laki itu
Setelah berangkat kerja
Pasti marah. (Maaf, karyawan Prada.)
Tapi kita nggak tau ini, Oppa.
Besok tidak usah ke sini.
Tidak akan ke sini lagi.
Mulai sekarang nggak bisa ke Prada sini lagi.
Cabang Myeongdong
Oppa, beliin yang lain kali ya.
sampai 50.000 won
50 ribu won?
Sampai 50.000 won saja.
Oke
Oke?
Enak ya.
Lembut dan
Oke, desainnya juga.
Beneran?
Kayaknya hangat.
Di bawah tanah Myeongdong sini
Miu Miu juga ada.
Ada Hermes juga
Harganya juga 60 ribu won.
THOUGHTS: The user wants me to translate "괜찮더라고" from Korean to Indonesian. I need to follow several rules: - **No censorship**: Not applicable here as the phrase is innocuous. - **Output only the translated text**: No extra words, no explanations. - **No Korean characters**: Ensure the output is purely Indonesian (and English for character names if applicable, though not relevant for this single phrase). - **Avoid stiff/formal language**: Use natural, colloquial Indonesian. - **Concise and short**: The phrase itself is short, so the translation should also be concise. Let's break down "괜찮더라고": - 괜찮다 (gwaenchanta): "to be okay," "to be fine," "to be good." - -더라고 (-deorago): This is a retrospective suffix that indicates the speaker experienced or observed something and is now recounting it, often with a nuance of surprise or realization. It implies "I found out that..." or "it turned out that..." or "I noticed that..." Considering the "avoid stiff/formal language" and "concise and short" rules: Possible translations for "괜찮더라고": 1. "Ternyata baik-baik saja." (Turns out it was okay/fine.) - A bit long. 2. "Ternyata tidak apa-apa." (Turns out it was okay/no problem.) - Also a bit long. 3. "Ternyata bagus." (Turns out it was good.) 4. "Oke kok." (It's okay, you know.) - This captures the colloquial, retrospective, and slightly reassuring tone. "Kok" adds a touch of casualness and mild surprise/realization often associated with -더라고. 5. "Oke ternyata." (It's okay, turns out.) - This is also good and concise. 6. "Lumayan kok." (It's pretty good, you know.) - If it implies "it was better than expected." 7. "Bagus kok." (It's good, you know.) Let's re-evaluate "-더라고". It's often used when recounting something discovered or observed. "괜찮더라고" literally means "I found out it was okay" or "It turned out to be okay". If someone asks "How was it?" or "Was it okay?", and the speaker responds "괜찮더라고", it means "It was okay (after all / as it turned out)." Option 4: "Oke kok." - "Oke" is very common and colloquial for "okay/baik/bagus". - "kok" is a particle that adds a nuance of "you know," "actually," "turns out," often used when confirming something or expressing a mild surprise/realization, which aligns well with -더라고. It makes the sentence less formal and more natural. Option 5: "Oke ternyata." - This is also very good. "Ternyata" directly translates the "turned out to be" aspect. It's concise. Comparing "Oke kok" and "Oke ternyata": "Oke kok" feels slightly more natural and less direct, capturing the subtle nuance of casual observation and mild unexpectedness/confirmation often conveyed by -더라고. "Oke ternyata" is more direct and slightly more formal than "Oke kok" in a casual conversation, though still not formal. Given the rule "Avoid stiff or formal language" and "concise and short", "Oke kok" seems to fit slightly better in a very casual context. However, "ternyata" is a very common word in Indonesian for "it turns out that" or "apparently," which strongly matches the function of -더라고. Let's consider the general meaning: "It was fine/okay (I noticed/found out)". "Baik-baik saja" - too long. "Tidak apa-apa" - "no problem", a bit different. "Bagus" - "good". If the context implies "it was better than expected" or "it turned out to be good/acceptable," then: "Bagus kok." "Oke kok." "Lumayan kok." (If it's 'not bad') Let's stick to the most direct and common meaning of 괜찮다 which is 'okay' or 'fine'. So, "Oke kok" seems like a very strong candidate. Or even simpler: "Baik-baik saja." (but this is a bit long) Let's consider the nuance of -더라고. It's about a past observation. So, "Ternyata baik." / "Ternyata bagus." / "Ternyata oke." are all good. "Oke kok" implies "It's okay, you know/actually," which can also convey that observation. Let's try to be as concise as possible while retaining the meaning. "Oke ternyata." is concise and directly conveys "It turned out okay." "Oke kok." is also concise and conveys "It's okay (you know/actually)," which implies the discovery. I think "Oke kok" is slightly more colloquial and natural for recounting a casual observation in Indonesian, aligning with "avoid stiff language". It's short, too. "Oke ternyata" is also very good and might be slightly more explicit about the "turned out" part. Let's go with "Oke kok." It's very common, colloquial, short, and captures the nuance of discovery/observation. If "괜찮더라고" is in response to "How was it?", "Oke kok" would be a very natural answer.
Jadi Olha dapat satu.
THOUGHTS: The user wants me to translate "엄청 귀여운거" from Korean to Indonesian. I need to follow the provided rules: - No censorship. - Only the translated text. - No Korean characters. - Avoid stiff/formal language. - Concise and short. "엄청 귀여운거" means "something very cute" or "super cute thing". Considering the request for concise and short, and avoiding stiff language, "Lucu banget" or "Sangat lucu" would be appropriate. "Lucu banget" is more natural and less formal than "Sangat lucu" in casual conversation. "Lucu banget" directly translates to "very cute" or "super cute". This fits all the criteria.
seharga 60.000 won
Terima kasih, aku akan memakainya dengan baik.
Jangan kasih hadiah sepatu.
Kan sudah menikah.
Asal tidak diceraikan saja, kan?
Jadi, sudah di-refund dan
Aku beli sepatu di basement.
Hari ini bagus.
Olha bahagia banget.
Oh ya?
Beli dengan senang banget.
Rasanya mau terbang.
Udah refund
Olha, ayo beli yang kamu mau.
Mau ke mana?
Olha, ada satu yang kamu mau, kan?
Dari dulu aku mau itu.
Saking sayangnya
Gak beli kan?
Oppa bilang mau beliin, senang dong.
Lebih mahal dari dompet?
Nggak akan semahal dompet, kan?
Hampir 1 juta won.
Oke, pokoknya, ayo beli.
Ayo!
Ada di mana?
Lurus terus nanti ketemu.
Kan semuanya ada di Myeongdong.
Tidak ada yang kurang
Oke
Terlalu banyak orang.
Kok banyak banget orang asing? (Padahal aku juga?)
Soalnya di luar sekarang dingin banget.
Semuanya, jangan keluar.
Tetap di rumah saja
Hati-hati jangan sampai flu.
Dingin banget.
Di sini?
Tara!
Ini kan Youngpoong Bookstore.
Betul
Olha, perlu beli buku.
Beli buku?
Beli buku, ah.
Beli buku sejuta won?
Mampu segitu, Olha.
Tidak, aku beli satu saja.
Itu karena Olha juga punya nurani.
Ini lagi ngetren.
Psikologi gelap?
THOUGHT: The user wants to translate a single Korean phrase "데스노트 아니야?" into Indonesian. I need to follow the provided rules: - No censorship. - Only output the translated text. - Avoid stiff/formal language. - Make it concise and short. - No Korean characters in the output. - Context and Characters information is provided but doesn't seem directly relevant for this short phrase, so I will ignore it unless it impacts the tone. The phrase "데스노트 아니야?" literally means "Isn't it Death Note?". In an informal context, it can be translated as "Bukan Death Note, kan?" or "Itu Death Note, ya?" or "Death Note, ya?" Given the "avoid stiff/formal language" and "concise and short" rules, "Death Note, kan?" is a good fit. "Bukan Death Note?" also works. "Death Note, kan?" sounds a bit more like a question expecting confirmation, which is often the nuance of "아니야?" when used informally in this way. Let's go with "Death Note, kan?" as it's common and fits the informal, concise criteria.
Cuma 20 ribu won doang.
Olha terus kepikiran.
Ini kan bukan buku yang dibutuhkan.
Jadi, aku terus mikirin mau beli atau tidak.
Kalau Oppa bilang mau belikan, ya sudah.
Beli itu, lalu dengan sisa uangnya
Aku harus beli komikku.
Dragon Ball
Harus beli yang full-color.
Aku juga mau baca ini
Tren Korea
Olha sudah baca ini?
Kayaknya banyak baca buku, ya?
Aku benar-benar banyak nonton.
Tapi Olha mau hemat uang
Baca lewat aplikasi.
Bayar 60.000 won setahun.
Bisa baca semua
Jadi Olha membaca banyak sekali.
Aku tidak pernah membaca buku seumur hidupku, jadi aku
Cuma komik yang kubaca.
Pokoknya, beli saja semua buku yang kamu mau.
Oke
Itu?
Tadinya mau beli yang lain.
Karena itu terlalu mahal
Mau beli yang lain.
Malah dua jilid.
Ini kayaknya seru banget
Ini kisah orang-orang super sukses.
Rahasia perusahaan dsb.
Ini
Memahami otak mengubah hidup
Makanya, kita beli begini saja.
Oke
Cukup dua kali?
Oppa, Olha senang sekali.
Olha beneran pulang.
Baca buku juga
Tapi baca aja cepat.
Beliin lagi nanti
Kubelikan lagi.
Ini beres seminggu.
Jangan-jangan seharga dompet Prada?
Sebagai buku?
Kan segitu setahun, Oppa.
Kalau gitu, tinggal
Bukankah lebih baik pakai dompet?
Nggak, Oppa
Olha tiba-tiba jadi pintar
Jadi lebih lapang dada juga, begitu.
Ada dompet
Bukannya jadi orang baik
Makanya Oppa
Olha, kamu kan bikin salmon tadi pagi.
Yuk makan sakedong sekarang.
Ya, ayo cepat pulang.
Soalnya lapar
Karena lapar dan dingin
Ayo cepat!
Semuanya
Sampai jumpa lagi
Ini Hanu Couple.
!["Aku Sangat Iri dengan Korea" Alasan Istri Ukraina Minta ke [Sub]](https://i.ytimg.com/vi_lc/rzFdaO6Q2nE/hq720_id.jpg?sqp=CJSnw9cG-oaymwEXCNAFEJQDSFryq4qpAwkIARUAAIhCGAGi85f_AzISMGh0dHBzOi8vaS55dGltZy5jb20vdmkvcnpGZGFPNlEybkUvaHFkZWZhdWx0LmpwZw==&rs=AOn4CLBpnUhG_JdfctUjOSftmh964Y0iyw)

![Batal DINK?! Istri Bule Tiba-tiba Minta Anak, Suami Panik [Sub]](https://i.ytimg.com/vi_lc/RJI91C5BGLg/hq720_id.jpg?sqp=CJSnw9cG-oaymwEXCNAFEJQDSFryq4qpAwkIARUAAIhCGAGi85f_AzISMGh0dHBzOi8vaS55dGltZy5jb20vdmkvUkpJOTFDNUJHTGcvaHFkZWZhdWx0LmpwZw==&rs=AOn4CLBpkQIlx--wtRFTHRzNPCeLQyw8_Q)